pernah ngalamin gak suatu kejadian dimana kita baru menyadari sebuah rasa yang besar terhadap seseorang yang telah pergi atau pun orang yang tersakiti meski kita tak berniat menyakitinya hanya sekedar menepis dan membohongi perasaan yang terhanyut dalam alur.
seorang wanita yang entah kenapa takut sekali mengalami sakit hati dalam percintaan entah dia terlalu parno akibat cerita' teman-temannya, enatah terlalu lugu tapi intinya dia selalu takut membiarkan perasaannya ini hanyut walau kedalam pelukan seseorang yang dia harapkan dengan alasan seperti tadi, takut hanya dia yang memiliki perasaan yang lebih dari pada pdktannya dan jatuh, ya seolah-olah dia memper mainkan perasaan setiap cowok mungkin memang ke kanak-kanakan tapi memang seperti ini dia selalu menentang perasaanya, menyiksa hatinya, dan terlalu mementinkan harga dirinya, dan setelah cowok itu pergi meningalkannya dengan membawa mimik muka yang tak enak dilihat setiap kali bertemu wanita ini tiba-tiba selalu memimpikan sang cowok itu,entah akibat merasa bersalah atau apa tapi kenyataanya dia mulai memikirkannya, melamuninya dan berharap kepadanya lagi yang mungkin tidak akan bisa kembali seperti dulu, fikir saja adakah seseorang(cowok/cewek) yang dapat menerima kembali seseorang yang pernah melukai hatinya.
sepengal cerita diatas pasti sering kita alami kan akibat sebuah kekerasan hati dan kemunafikan, semoga selajutnya kita dapat mengaji dari pengalaman-penagalamn ini.
good night chingu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar